Ayo, Lakukan Social Distancing!

Social distancing atau pembatasan sosial sudah dihimbau oleh para ahli kesehatan dan pemerintah, untuk menekan penyebaran Covid19 ini. Social distancing ini merupakan serangkaian tindakan pengendalian infeksi nonfarmasi yang dimaksudkan untuk menghentikan atau memperlambat penyebaran penyakit menular.

Akhir-akhir ini juga kerap kita dengar istilah physical distancing atau menjaga jarak fisik secara aman. Baik social distancing maupun physical distancing merupakan pembatassan yang dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid19 ini.

Beberapa daerah bahkan sudah memberlakukan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar. pada gerakan social distancing ini, masyarakat dianjurkan untuk tidak membuat kerumunan massa, membuat acara yang mengundang massa dalam jumlah besar, tidak ada lagi nongkrong-nongkrong atagu kegiatan yang berkumpul bersama. Bahkan, tempat ibadah pun ditutup sementara karena alasan ini.

Namun, apakah semua masyarakat menerapkan social distancing dengan disiplin?

Ternyata tidak. Tetap saja ada wilayah yang cukup tegas dalam menerapkan aturan ini, sementara di wilayah lain, masih banyak ditemukan masyarakat yang berkerumun dan tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. Jalanan masih padat, tempat-tempat umum pun masih ramai dikunjungi orang, tanpa mematuhi aturan social ataupun physical distancing.

Mungkin memang belum semua merasa bahwa Covid19 ini sesuatu yang cukup berbahaya. Mereka masih menganggap Covid19 layaknya penyakit flu biasa, yang akan sembuh dengan sendirinya. Atau, bisa jadi memang mereka yang keluar rumah, semuanya memiliki kepentingan besar untuk tidak bisa diam di rumah.

Sebaiknya, ketika kondisi mengharuskan kita untuk keluar rumah, kita tetap menaati aturan social distancing ini. untuk kita sendiri dan untuk kebaikan bersama juga.

Tetap menjaga jarak aman 1-2 meter ketika berada di ruag publik, menggunakan masker saat keluar rumah, membawa hand sanitizer untuk berjaga-jaga, dan sering mencuci tangan dengan air dan sabun.

Virus ini adalah virus baru, yang kajian secara ilmiahnya masih terus dilakukan hingga saat ini. Kita tidak tahu seberapa ganas sebenarnya virus ini menyerang tubuh manusia, bagaimana jika bermutasi, dan lain sebagainya. Sebagai orang yang awam, saya memilih untuk melakukan apa yang bisa saya dan keluarga lakukan untuk meminimalisisr penyebaran Covid19 ini. Karena ini merupakan bagian dari tanggung jawab saya sebagai anggota masyarakat.

Btw, Happy Ramadan for you!

~Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu~

~Bergeraklah, karena diam berarti kematian~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *