Writing Challenge

5 Keinginan yang Belum Tercapai

Setiap manusia sejatinya memiliki keinginan yang ingin diwujudkan atau dicapai. Keinginan yang tidak akan sama antara satu manusia dengan manusia lainnya. 

Kayanya sampai akhir hidup, manusia akan selalu punya keinginan yang ingin ia capai, bukan?Β Nah, bicara soal keinginan yang belum tercapai, saya juga punya keinginan yang sampai saat ini belum bisa terwujud. Sekalian mumpung akhir tahun 2018, semoga tulisan ini bisa jadi evaluasi untuk 2019, agar bisa berikhtiar untuk mewujudkan keinginan saya. Insyaallah.Β 

Pertama, hafizh 30 Juz. Keinginan ini sebenernya sudah dari lama sekali saya simpan dalam diri saya. Inginnya bisa hafizh di usia 30 tahun. namun, di usia 30 lewat 1 tahun ini, saya belum menyelesaikan setoran 30 juz Alquran. Masih bolong-bolong ikut halaqah Qur’an dan setorannya. Tapi kalau menghapal, tetap saya lakukan. Meskipun terasa lebih sulit saat ini, karena biasanya saat menghapal, sering ada interupsi dari anak-anak. hehe.Β 

Kedua, daftar haji. Hehe.. Ini belum juga dilaksanakan. Masih mengumpulkan dananya. Semoga tahun depan sudah bisa terkumpul dan bisa daftar haji. Kebayang kan ya, daftar antrian haji itu sekarang bisa belasan tahun. Hmm.. Semoga Allah sampaikan kita ke Baitullah yaa…. πŸ™‚

Menulis buku solo berikutnya. Ini keinginan yang juga belum tercapai di tahun ini. Dari buku solo perdana di tahun 2016, hingga 2018 ini saya belum melahirkan buku solo kembali. Buku-buku yang terbit di tahun ini adalah buku antologi. Kadang pengeen banget untuk mencoba menulis solo lagi. tapi, lagi-lagi alasan waktu jadi penghambat. Hehe. Bisa nulis maleem banget. padahal bisa ya, disusahakan setiap hari menulis, toh lama-lama jadi bisa terkumpul juga tulisan. hehe. Insyaallah.Β 

Melanjutkan kuliah. Naah ini… hehe… pengen kuliah lagi dari dulu. Tapiii ga mau jurusan yang dulu saya ambil saat S1. Hehe.. Pusing, kan mau ambil apa? Wkwkwk…. Kalau cerita sama suami, saat ditanya, mau ambil jurusan apa, masih bingung hehe. Tahun lalu saya sempat iseng (beneran iseng) untuk apply beasiswa Chevening. Lolos? Ya gaklah.. hehe… Orang beneran itu nyobain aja yang nothing to lose hehe… Ga ada persiapan apapun. Dan udah tahu juga kalau ga bakal lolos.Β 

Terus, kenapa dilanjutin? Hehe… Soalnya saya ingin merasakan seperti dulu saat mencoba berbagai kesempatan beasiswa. Ingin mencoba “suasana” seperti dulu lagi. Haha.. Iseng banget ya… Tapi beneran, kalau keinginan saya untuk melanjutkan kuliah ini serius loh. πŸ™‚

Keinginan yang kelima, yang belum tercapai adalah bisa mengendarai motor. Hoho… receh banget yaa.. Tapi saya memang belum bisa mengendarai motor. Baru bisa nyetir mobil aja. Tapi akhir-akhir ini merasa butuh untuk bisa bawa motor. Mobilitas untuk antar jemput anak atau beli bahan keperluan rumah, lebih enak pakai motor, apalagi dengan rumah di daerah gunung. bawa mobil kalau jaraknya cuma dekat-dekat aja, rasanya sayang. hehe.. Kecuali kalau bareng sama anak-anak.Β 

Hihi… itu 5 keinginan saya yang belum tercapai. Sebenernya kalau mau didetailin, masih banyak deh keinginan yang belum tercapai. Yaiyalah yaa…. Namanya manusia, ada aja yang diinginkan πŸ™‚

Semoga teman-teman bisa mencapai apa yang ingin diraih di 2019 ya… Biidznillaah… πŸ™‚

~Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu~

~Bergeraklah, karena diam berarti kematian~

Author

yahdi@tass.telkomuniversity.ac.id
Ibu dengan tiga anak. Menulis adalah salah satu cara self healing dan berdialog degan dirinya sendiri. Interest dengan menulis, jurnaling, hand lettering, dan berkomunitas :)

Comments

December 14, 2018 at 9:26 am

Jadi… mau S1 lagi nyari jurusan lain atau mau S2 mba? hihi



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menyesal dalam Hidup

December 12, 2018

Hikmah Terjatuh dari Sepeda

December 14, 2018