Reading,  Self Project

Buku Bacaan Pribadi Maret-April 2021

Pernah ‘gak sih menghitung berapa jumlah buku yang ada di lemari penyimpanan kita? Dalam setahun, ada berapa buku yang kita beli? Ada berapa buku yang sudah dibeli, namun masih terbungkus rapi dan belum sempat dibaca dari pertama kita membelinya?

Semenjak menjadi ibu, saya senang sekali membaca (dan membeli tentunya) buku-buku anak. Apalagi semenjak mengenal buku-buku impor untuk anak, saya semakin bersemangat untuk menabung demi bisa membeli buku-buku anak yang sangat menarik itu. Kadang, bisa menahan diri untuk tidak membeli baju, atau skin care, namun kalap saat membeli buku-buku anak. Oh iya, buku-buku anak terbitan lokal pun kini sudah dikemas dengan sangat menarik.

Saat menyadari bahwa buku-buku anak di rumah sudah cukup banyak, saya berpikir, lalu bagaimana dengan kebutuhan ilmu dari buku-buku untuk diri saya sendiri? Bukankah saya juga harus meluangkan waktu untuk membaca , meskipun setiap harinya akan berkutat dengan urusan domestik?

Saya sangat suka membaca. Namun seringkali saya belum menyempatkan diri untuk rutin membaca saat ini. Rasanya waktu habis untuk mengerjakan urusan rumah tangga dan mendampingi anak.

Setelah melewati masa-masa yang kritis dalam hal manajemen diri dan peran di awal tahun 2021, akhir bulan Februari lalu saya bertekad untuk lebih meluangkan waktu dalam membaca buku. Mulai dari menata buku-buku yang ada di rumah, mengelompokkan buku sesuai kategori, anak dan dewasa. Ternyata, masih ada beberapa buku yang belum saya selesaikan membaca. Ditambah ada buku yang baru dibeli.

Reading List Maret-April 2021

Wah, benar-benar harus mulai serius membaca lagi. Hehe. Saya membuat list buku yang akan dibaca atau dibaca ulang, dan kemudian membaginya menjadi beberapa bulan selama tahun 2021 ini.

Dan untuk bulan Maret-April 2021 ini, saya memiliki 3 target buku yang harus diselesaikan, yaitu buku “Sebuah Seni Bersikap Bodo Amat” karya Mark Manson, “Growing Up Mindful” karya Christopher Willard, Psy.D, dan “Yuk, Jadi Orangtua Shalih! Sebelum Meminta Anak Shalih” jilid 1, karya Abah Ihsan.

Ini sudah akhir Maret 2021, dan dari ketiga buku tersebut belum ada yang saya selesaikan membacanya. Duh, bagaimana ini? Hehe.. Semangat satu bulan lagi!

Kalau teman-teman, buku apa saja yang akan dibaca?

-Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu-

-Bergeraklah, karena diam berarti kematian-

Ibu dengan tiga anak. Menulis adalah salah satu cara self healing dan berdialog degan dirinya sendiri. Interest dengan menulis, jurnaling, hand lettering, dan berkomunitas :)

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *