Upgrade Keterampilan Selama di Rumah

Tidak dipungkiri, selama di rumah tentu banyak hal yang tadinya tidak bisa kita lakukan karena alasan waktu, menjadi bisa kita lakukan karena aktivitas di rumah. Kita bisa belajar banyak hal, apalagi dengan banyaknya fasilitas pembelajaran melalui daring. Tinggal siapkan kuota dan waktu untuk mengikuti sejumlah kelas atau pembelajaran daring.

Keterampilan pun mulai diasah. Bisa karena untuk mengisi waktu luang, untuk memenuhi kebutuhan, untuk kebutuhan “me time” atau ingin belajar sesuatu hal yang baru.

Saat di rumah, kami pun memiliki target untuk mencoba hal-hal yang baru. Yang selama ini kesulitan untuk kami kerjakan.

Salah satu hal yang kami mulai di rumah adalah belajar bercocok tanam. Kami membeli bibit yang kira-kira mudah untuk ditanam dan dipelihara oleh kami sebagai pemula, dan tidak memiliki halaman yang luas. Kami mencoba menanam beberapa bibit, melakukan perawatan tiap hari, dan melihat perkembangannya. Yang sukses kami tanam dan menghasilkan adalah bawang daun dan kangkung. Alhamdulillah bisa dipakai untuk memasak. Hehe. Akhirnya merasakan bisa panen dari kebun sendiri. Hehe. Bagi kami pemula, hal tersebut sudah membahagiakan.

Keterampilan lain yang saya pelajari ketika di rumah saja ini adalah belajar menggambar, doodle, baik secara manual maupun digital. Walaupun untuk saya pribadi yang tidak memiliki latar belakang seni, hal ini cukup sulit. Apalagi sejak kecil saya sudah dilabel tidak punya bakat seni. Hehe. Setiap hari saya mencoba untuk menyisihkan waktu agar dapat belajar menggambar. Ya, meskipun saya tidak selalu bisa berlatih setiap hari, karena banyak hal lain yang harus dikerjakan, terutama tugas domestik hehe.

Keterampilan lain yaitu memasak menu-menu baru dan juga berlatih memainkan piano. Anak dan suami sangat senang bereksperimen di dapur. Membuat makanan baru yang belum pernah kami masak. Mencari resep mudah, lalu mempraktekkannya.

Untuk piano sendiri, beberapa waktu lalu, piano yang dibeli saat suami masih kecil dulu, dibawa ke rumah, tujuannya agar anak kami bisa belajar memainkan piano. Namun, karena anak yang masih belum mau jika diajar oleh orang lain, maka ibunya yang harus belajar otodidak. Hehe. Bermodalkan aplikasi Pinterest. Padahal ibunya pun belum pernah belajar musik sama sekali.

Alhamdulillah, selama di rumah, cukup banyak kesempatan untuk belajar banyak hal. Jadi, masing-masing anggota keluarga bisa mengupgrade keterampilan diri.

Bagaimana dengan teman-teman?

~ Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu~

~ Bergeraklah, karena diam berarti kematian~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *