Biaya Pendidikan Tinggi, Siapkan Asuransi Pendidikan Sejak Dini

“Hah? Ini serius, biaya masuk untuk sekolah dasar saat ini sudah sebegitu tingginya? Dulu saat lkuliah saja, biaya satu semester masih lebih murah dibandingkan dengan biaya sekolah dasar anak saat ini!”

Itu adalah kalimat yang terlintas dalam benak saya saat saya membaca brosur dari beberapa sekolah dasar yang ada di kota kami. Biayanya sudah tinggi sekali, bahkan ada sekolah dasar dengan uang pangkal yang harus dibayarkan total sekitar 50 juta rupiah. Pikir saya, ini seperti mau DP rumah saja, apa lebih baik untuk menabung biaya berangkat haji saja? Sekolah swasta lain pun rata-rata meminta uang masuk di sekitar 20 juta rupiah.

Biaya pendidikan sekolah dasar yang cukup fantastis ini memang untuk sekolah dasar swasta. Kalau mau biaya pendidikan yang terjangkau, kita memang bisa memilih untuk menyekolahkan anak di sekolah negeri. Namun tidak semua bisa menyekolahkan anaknya di sekolah negeri saat ini. Ada beberapa alasan orang tua tidak bisa menyekolahkan anaknya di sekolah negeri, seperti syarat usia untuk sekolah dasar negeri yang mengharuskan si anak minimal berusia 7 tahun, lalu terkait adanya aturan zonasi sekolah negeri saat ini, sedangkan jumlah sekolah negeri masih sangat terbatas, bila dibandingkan dengan jumlah penduduk di sekitarnya. Orang tua yang tinggal cukup jauh dari sekolah negeri, harus memutar otak untuk menyekolahkan anaknya di sekolah swasta, karena biayanya yang sangat tinggi.

Tentunya setiap orang tua menginginkan anaknya mendapatkan pendidikan yang terbaik, bahkan rela untuk bekerja keras, dan mengorbankan kesejahteraan dirinya demi menyediakan fasilitas pendidikan terbaik bagi sang anak. Tapi saat ini, kita tidak hanya cukup untuk bekerja keras untuk mempersiapkan dana pendidikan anak, namun juga akan lebih baik jika disertai dengan rencana dana pendidikan yang matang. Biaya pendidikan semakin lama akan semakin tinggi, belum lagi dampak dari inflasi yang mempengaruhi nilai mata uang. Nilai uang saat ini akan jauh lebih rendah dibandingan dengan nilai uang yang sama beberapa tahun lagi. Sedangkan semua biaya yang dibutuhkan akan selalu bertambah dari waktu ke waktu.

Dulu, ketika saya masih kecil, ibu saya mempersiapkan dana pendidikan untuk anak-anaknya dengan asuransi dana pendidikan. Setiap bulan, agen asuransi tersebut datang ke rumah, agar ibu saya dapat menyetorkan iuran asuransi bulan tersebut. Tentu saja, zaman saya kecil dulu belum ada fasilitas transfer atau membayar premi asuransi melalui fasilitas daring seperti saat ini, bukan? Momen ketika sang bapak agen asuransi datang ke rumah, menjadi salah satu memori masa kecil yang tidak saya lupakna. Saya begitu ingat dengan wajah sang bapak yang ramah tersebut, karena setiap ke rumah, beliau selalu menyapa saya dan adik, juga terkadang memberikan makanan mkecil untuk kami berdua.

Ketika saya duduk di bangku SMA, tempat ayah saya bekerja melakukan pemangkasan jumlah karyawan sebanyak 3000 orang, dan ayah saya termasuk di dalam karyawan yang diputus hubungan kerja oleh perusahaan. Tentu saja hal ini membuat keluarga kecil kami cukup terguncang. Selama ini ayah sebagai pencari nafkah utama, sedangkan ibu saat itu tidak bekerja di ranah publik. Praktis ketika ayah harus kehilangan pekerjaan, keluarga kami berada di titik terendah secara finansial. Meskipun ayah tetap mendapatkan uang pesangon, namun jika tidak dikelola dengan baik, uang pesangon tersebut hanya akan habis begitu saja untuk memenuhi kebutuhan keluarga kami. Perjalanan pendidikan saya dan adik pun masih cukup panjang. Adik saya bahkan baru saja masuk SMA. Belum lagi memikirkan bagaimana dengan biaya kuliah kelak? Tentunya akan lebih banyak lagi kebutuhan di masa yang akan datang.

Alhamdulillah, saat itu, uang asuransi pendidikan yang selama ini ibu saya bayarkan, sudah bisa diambil. Sehingga dapat memenuhi sebagian kebutuhan dana pendidikan bagi saya dan adik saya saat itu. Meskipun memang saat itu dana pendidikan dari asuransi masih belum bisa menutupi biaya kebutuhan pendidikan, namun saya sudah merasakan keuntungan dari produk asuransi yang ibu saya ikuti.

Dari pengalaman keluarga kami, saya jadi belajar banyak hal, bahwa memang kita harus melek finansial. Harus mengerti apa saja produk yang bisa kita gunakan sebagai sarana untuk mempersiapkan kebutuhan dana di masa yang akan datang, seperti biaya pendidikan, biaya kesehatan, dan biaya untuk hari tua nanti. Semakin hari, biaya pendidikan akan semakin tinggi. perjalanan pendidikan anak pun cukup panjang. Sebagai orang tua, tentu kita menginginkan pendidikan yang terbaik dan setinggi-tingginya bagi anak. Biaya kesehatan juga perlu dipersiapkan dengan matang. Gaya hidup di era modern dan juga tingkat stres yang cukup tinggi saat ini adalah sebagian faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan. Kita tidak pernah mengetahui masa depan kita akan seperti apa, berusaha mempersiapkan dengan sebaik-baiknya dan penuh perencanaan adalah salah satu upaya yang bisa kita lakukan untuk kesejahteraan finansial.

Ibu saya mempersiapkan dana pendidikan kami dengan ikut serta dalam asuransi. Dahulu, asuransi belum berkembang pesat seperti saat ini. Pilihan asuransi bisa dibilang terbatas. Berbeda dengan saat ini. begitu banyak pilihan jasa asuransi yang memberikan penawaran terbaik untuk calon konsumennya. Salah satu asuransi yang bisa menjadi pilihan adalah asuransi Sequis. Sequis memiliki layananan yang cukup lengkap, seperti asuransi jiwa, termasuk di dalamnya asuransi pendidikan, juga dana pensiun, asuransi kesehatan, hingga investasi. Semua dapat dipilih berdasarkan kebutuhan kita.

Untuk asuransi pendidikan, Sequis memiliki beberapa produk yang dapat dipilih oleh konsumen. Ada lima jenis asuransi pendidikan yang tersedia di Sequis, yaitu TelePro Beasiswa Berjangka, Edu Plus, Sequis EduPlan Insurance, Sequis eduPlan, dan Sequis Global EduPlan Insurance. Kelima produk asuransi pendidikan dari Sequis ini memiliki syarat dan benefit yang berbeda-beda. Beberapa syarat dan ketentuan yang harus diperhatikan saat ingin memilih asuransi pendidikan Sequis misalnya dari persyaratan usia saat masuk program asuransi, usia maksimum pertanggungan, juga ketentuan mengenai interval pembayaran premi dan metode pembayaran premi yang tidak sama antara satu jenis produk dengan yang lainnya. Konsumen bisa memilih sesuai dengan kondisi finansial dan benefit yang ingin diperoleh. Pemilihan ini bisa dikomunikasikan dengan Sequis Personal Assistant yang akan membantu konsumen untuk menemukan produk asuransi pendidikan yang tepat.

Memiliki visi “Menjadi pemimpin pasar di industri asuransi jiwa dan kesehatan di Indonesia”, Sequis tentu saja dapat menjadi pilihan utama yang anda cari ketika akan ikut serta dalam salah satu produk asuransi. Sequis tidak hanya menyediakan produk asuransi, namun juga memiliki produk investasi yang dapat dijadikan pilihan oleh masyarakat luas. Penghargaan yang sudah diterima oleh Sequis tentu menjadi bukti dari pelayanan dan kinerja terbaik Sequis. Ada beberapa penghargaan yang diraih oleh Sequis Life di tahun 2019 ini, yaitu Top Life Insurance 2019, Contact Center Service Excellence Award 2019, dan Top 10 Most Trusted Insurance Companies. Menarik, bukan?

Jadi, siapkah menggandeng Sequis untuk solusi jaminan pendidikan anak? Tentu saja, iya!

10 List Blog Favorit untuk Blogwalking

Setelah kemarin bahas tentang 10 akun Instagram favorit, kali ini bahas tentang 10 list blog favorit untukΒ blogwalking.

Mungkin definisi saya tentang blogwalking agak sedikit berbeda dibanding yang lain. Hehe.. #maksa deh. Saya pribadi, ketika blogwalking memang fokus untuk mencari sesuatu yang ingin saya pelajari atau ketahui. Jadi, blogwalking bagi saya adalah salah satu sarana untuk upgrade wawasan tentang sesuatu. Tergantung blog yang sedang saya kunjungi πŸ™‚

Apa aja sih blog yang biasa saya kunjungi?

1. www.justtryandtaste.com

Hihi… Ini jadi top list saya banget saat ingin blogwalking. Suka sekali dengan resep-resep dan inspirasi dari blog ini. Penjelasannya detail, tahapan demi tahapannya pun dijelaskan dengan baik sekali.

2. www.diahdidi.com

Masih blog tentang masak memasak. Hihi… Blog ini juga menyediakan resep-resep yang bervariatif, dan mudah untuk dicoba di rumah. Selain blognya, saya juga mengikuti akun instagramnya bunda Diah. πŸ™‚

3. www.salimafillah.com

Berkunjung kesini, membuat saya selalu saja dapat hikmah-hikmah yang baru, pengetahuan yang saya belum pernah dapatkan, dll. Blog ini buat saya bukan sekedar blog untuk dikunjungi, namun juga salah satu cara buat upgrade diri.

4. www.myeatandtravelstory.wordpress.com

Ini adalah blog dari teman SMP dan SMA saya. Isi blog nya tentang tempat kuliner di seluruh penjuru Indonesia. Hehe.. Tempat-tempat kuliner yang terkenal, dia review disini.

5. www.lovelyindeed.com

Kalau berkunjung ke blog ini, saya suka sekali melihat tampilannya yang cantik dan manis. Isinya berupa DIY, food, travelling, dan masih banyak lagi. Keliatan niat banget deh ngeblognya. Haha.. πŸ™‚

6. www.madeleineshaw.com

Beliau adalah seorang blogger dari Australia. Isi blognya tentang tips hidup sehat, resep makanan sehat, pokoknya healthy lifestyleΒ  banget deh. Pengen dapet inspirasi buat mengubah gaya hidup dengan yang lebih baik hehe.. πŸ™‚

7. www.monicsimplykitchen.com

Blog mbak Monic ini juga salah satu yang membuat saya betah berlama-lama membacanya. Telaten banget deh… Resep-resepnya juga variatif banget.

8. www.duaransel.com

Tiga blog terakhir ini adalah travel blog yang cukup sering saya kunjungi. Saya senang sekali (jika ada kesempatan) untuk travelling. Buat saya, travelling itu lebih dari sekedar untuk bisa posting di media sosial atau membuktikan bahwa saya sudah pernah kemana saja, namun travelling juga merupakan sarana saya untuk bertafakkur. Bukankah Allah juga memerintahkan kita untuk berjalan di muka bumi dan mengambil hikmah sebanyak-banyaknya dari bumiNya?

nah, tapi, balik lagi ke kondisi saya yang belum memungkinkan untuk travelling yke tempat yang jauh-jauh, jadi saat ini saya hanya bisa melihat “dunia” dari sisi orang lain dulu hehe. Salah satunya dengan bligwalking ke travel blog.

Blog yang pertama, Dua Ransel. Blog ini milik pasangan blogger Dina Rosita dan Ryan Kouds. Mereka dipersatukan lewat hobi travelling mereka. Dan, kecenya, mereka ini memang hidupnya seakan-akan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Di tahun 2009, mereka memutuskan resign dari pekerjaan mereka dan menjadi petualang sejati.

Wuih, kebayang kan betapa kayanya pengalaman mereka? πŸ™‚

9. www.backpackstory.me

Blog milik Ariev Rahman ini juga bagus banget plus informatif. Disini banyak banget tips-tips travelling yang bisa kita ikuti. Dan uniknya, Ariev ini juga suka berlibur dengan mamanya, dan perjalanannya bisa dibaca di kategori Mamacation. So Sweet yaa… πŸ™‚

10. www.naked-traveler.com

Siapa yang ga kenal dengan Trinity? Beliau adalah salah satu pelopor travel blog di Indonesia. Buku-bukunya beliau juga udah banyak beredar dan bisa kita temukan di toko buku. Nah, dari blog ini saya bisa belajar banyak banget tentang tempat-tempat yang baru dan menakjubkan. Bener-bener kaya banget deh blog nya. πŸ™‚

Okaay.. Itu tadi 10 blog yang sering saya kunjungi untuk belajar banyak hal. Siapa tau teman-teman ada rekomendasi blog lain yang bisa dijadikan referensi blogwalking? Boleh banget share yaa πŸ™‚

~ Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu ~Β 

~ Bergeraklah, karena diam berarti kematian ~Β 

10 Akun Instagram Favorit

Salah satu media sosial yang sering saya gunakan saat ini adalah instagram. Seperti media sosial lainnya, instagram pastinya memiliki nilai positif dan negatif, tergantung dari cara kita menggunakannya, bukan? Semua kembali pada kita. πŸ™‚

Saya menggunakan instagram untuk bisa berbagi, untuk mencari hikmah, dan juga untuk bersilaturahim dan mengetahui kabar teman-teman.

Nah, tema di hari ke 15 ini adalah tentang 10 akun instagram favorit. Wuuiih banyak banget yaa.. Haha… Oh iya, akun-akun ini juga ga semuanya saya ikutin banget updatetannya.. Kebayang dong kalau diikuti, bisa berapa lama saya scrolling timeline. Hehe… Bisa-bisa malah jadi menghabiskan waktu juga.. Bukan manfaat yang didapat, malah sebaliknya πŸ™‚

Ini 10 akun instagram favorit saya :

1. @salimafillah

Ini adalah akun instagram dari Ustadz Salim. Postingan-postingan beliau buat saya mencerahkan, penuh makna, dan dalam sekali. Seperti ketika saya menikmati tulisan-tulisan dalam buku beliau. Penuh hikmah.

2. @felixsiauw

Kalau yang ini akun instagram Ustadz Felix. Hehe.. Sama seperti akun ustadz Salim, postingan di ig ustadz Felix ini baguus banget. Saya banyak diingatkan ketika membaca postingan-postingan beliau. Ya meskipun haters tetep ada, tapi semua harus terus berjalan hehe…

3. @dkwardhani

Akun ketiga ini milik mbak Dini, penulis buku “Menuju Rumah Minim Sampah”. Suka banget sama akun ini, karena bisa belajar banyak hal tentang zero waste dan semacamnya. Mulai dari hal-hal yang sederhana, dan membuka mata kita tentang lingkungan.

4. @dapurbekal

Hihi… Kalau ini, akun buat cari inspirasi kalau lagi bingung buat bikin bekal suami ke kantor. Resepnya mudah diikuti, dan bervariasi juga. Jadi ga bosen deh.

5. @lemonmove

Akun instagram untuk mengajak lebih baik dalam berIslam, disajikan dengan animasi yang lucu-lucu. Ngajak buat hijrah. Baca postingannya jadi ga bosen. Hehe… Dan ga merasa digurui loh. Plus banyak hikmahnya. Coba deh main-main kesana πŸ™‚

6. @komik.ubi

Ini juga akun instagram buat dakwah. Dikemas dengan animasi lucu-lucu juga. Biasanya hasil kajian dari ustadz-ustadz, dituangkan ke dalam bentuk gambar. πŸ™‚

7. @infobdgcom

Orang Bandung yang pengen update tentang Bandung, bisa follow akun ig ini. Saya kadang suka kudet sih ya.. Jadi follow akun ini membantu saya biar ga kudet-kudet banget gitu… Apalagi tinggal di Bandung haha…

8. @anitajoyo

Ngikutin akun beliau ini, suka salut deh sama teknik fotografinya. Hehe.. Kece abis. Selain itu juga bisa dapetin resep-resep makanan yang enak-enak. πŸ™‚

9. @thedadlab

Akun ini buat cari ide bermain sama anak-anak. Inspirasi banget buat mantengin akun ini. Tapi yang lebih penting sih eksekusinya yak haha.. πŸ™‚

10. @ibupedia_id dan @parentalk.id

Hihi.. Yang kesepuluh ini 2 akun, gapapa ya… Keduanya saya suka. Karena informatif banget tentang duania ibu, anak dan keluarga. Bisa dibaca-baca ya postingannya. Dibuat infografis, jadi mudah mencernanya.

Alhamdulillaah… Itu tadi 10 akun (plus 1 hehe) yang menjadi favorit saya. Sharing yuk, apa aja akun instagram favoritmu? πŸ™‚

 

~ Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu ~Β 

~ Bergeraklah, karena diam berarti kematian ~Β 

 

4 Tempat yang Ingin Saya Kunjungi

Tema hari ini adalah negara/kota/tempat wisata impian.

Siapa sih yang ga punya tempat yang sangat ingin untuk dikunjungi? Semua memilikinya dong ya..

Saya pun begitu. Ingin mengunjungi banyak tempat untuk bisa melihat pemandangan alam yang luar biasa, kebudayaan yang berbeda, dan menjelajahi tempat-tempat baru.

Namun untuk saat ini, keinginan untuk bepergian itu masih disimpan dulu sebagaiΒ wishlistΒ yang semoga suatu saat akan tercapai, biidznillah… Saat ini, masih berkutat dengan mengurusi bocah-bocah yang memang sedang masanya membutuhkan perhatian ekstra. Hehe.. Insyaallah akan ada saatnya πŸ™‚

Bicara tempat yang ingin dikunjungi, tentu ada wishlist tempat baik di dalam maupun luar negeri. Kebayang dong ya, Indonesia aja masih banyak daerah yang belum dikunjungi. Indonesia itu luas dan kaya banget akan keindahan alamnya. Meskipun sudah pernag ke pulau atau daerah-daerah tertentu, namun selalusaja belum semua terjelajahi, apalagi daerah yang belum pernah dikunjungi. Hehe…

Ada beberapa tempat yang ingin saya kunjungi, yaitu :

1. Ujung barat dan ujung timur Indonesia

Entah kenapa saya ingin mengunjungi daerah terbarat dan paling timur di Indonesia. Mungkin terinspirasi dari lirik lagu “Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau..”Β Β Ingin sekali melihat bagaimana daerah perbatasan negara kita dan kehidupan disana. Biasanya selalu ada cerita yang menarik dari masyarakat di daerah perbatasan.

2. Yogyakarta

Iih… Kalau Yogya ini sebenernya kota impian saya. Lagi-lagi, entah kenapa saya selalu jatuh cinta dengan kota gudeg ini. Saya sudah pernah beberapa kali ke kota ini. Setelah menikah pun, saya dan suami pergi kesini. Namun seperti yang saya tuliskan diatas, selalu ada saja tempat-tempat yang belum dikunjungi. Setiap perjalanan, selalu menyisakan peer tempat-tempat yang belum sempat dieksplor. Hehehe.

Setiap mendengar “Yogya”, saya merasakan kerinduan untuk menjejakkan kaki kesana lagi. Suasana kotanya, kuliner yang memanjakan penikmatnha, kebudayaannya yang masih terjaga, dan masih banyak lagi. Semoga suatu saat saya bisa menjejakkan kaki di kota Yogya.

3. Mekkah

Kalau ini sih sudah jelas ya.. Impian setiap muslim untuk mengunjungi Ka’bah di Mekkah, dan berhaji menunaikan rukun Islam yang kelima. Saya pun begitu. Merindukan untuk menjadi tamu istimewanya Allah, merasakan kekuaasaan Allah yang begitu nyata, melihat sejarah para nabi dan rasul, dan masih banyak lagi. Ah, semoga Allah mampukan πŸ™‚

4. New Zealand

Siapa sih yang ga kenal dengan pesona alam New Zealand? Keindahan yang saat ini baru bisa saya tatap melalui lembaran buku atau layar gadget saja. Hehe. Saya selalu terpesona dengan alam bebas. Saat menyatu dengan alam itu rasanya anugerah yang luar biasa. Semoga saja Allah izinkan saya mencapai bumiNya yang bernama New Zealand. πŸ™‚

Itu tadi beberapa wishlist tempat yang ingin saya kunjungi. Sebenarnya masih banyak, tapi nanti bisa jadi berhalaman-halaman postingan ini. Hehe.. Maklum, saya masih betah di Bandung aja terus. Hehe.. Jadi belum banyak bepergian kemana-mana.

~ Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu ~

~ Bergeraklah, karena diam berarti kematian ~

 

5 Barang Wajib Ada dalam Tas :)

Saat ini, saya sedang dalam kondisi tidak bekerja di ranah publik, memilih untuk mendampingi anak-anak dulu di rumah. Karena itu, bisa dibilang dalam sepekan, biasanya saya hanya keluar rumah yang cukup jauh itu hanya 3-4 kali sepekan. Kecuali kalau memang sedang ada event-event tertentu.

Nah, saat saya bepergian cukup jauh keluar komplek rumah, hehe.. Biasanya saya bawa tas dong ya.. Ke warung deket aja bawa tas, apalagi yang jauh. πŸ™‚

Lalu, apa sih 5 barang yang selalu ada di tas saya?

β€Ž1. Dompet

Wehehehe… Ini barang yang wajib ada di tas. Apalagi kalau bepergian. Semua ada disini, ya uang, KTP, kartu atm, SIM, kartu berobat, dll. Kebayang dong kalau ga bawa dompet. Hehe… Mau beli sesuatu, ga ada uang… Pas bawa mobil, ga ada SIM, biasanya suka deg-degan… πŸ˜€

Saking pentingnya dompet, mala banyak orang yang bilang, sebenernya kalau hilang dompet itu menyesalnya bukan karena hilang uangnya… Tapi males buat ngurusin kartu-kartu yang hilang di dalamnya itu. Kebayang kan kalau harus ngurusin kartu-kartu itu.. Ngurus ke kepolisian, ke kelurahan, kecamatan dan seterusnya. Ga mau diurus ya butuh, tapi kalau diurus, suka udah males mikir ribetnya birokrasi. Hehe.. Dilematis πŸ™‚

Hilang uang sih ya pasti nyesek juga.. Tapi orang zaman sekarang rata-rata di dompet udah ga bawa uang banyak juga ya… Udah zamannya cashless πŸ™‚

2. Handphone

Hayo ngaku, siapa yang ga bisa jauh-jauh dari gadget ini? Hehe… Saya juga sih.. Tapi sekarang lagi mulai membenahi manajemen gadget juga. Apalagi kalau di hadapan anak-anak. Masa anak-anak dianggurin? Hehe.

Kalau bepergian, handphone selalu dipastikan untuk masuk tas. Karena butuh banget buat komunikasi, lihat Google Maps, atau pesen taksi online pas lagi ga bawa mobil. Hehe… πŸ™‚

3. AlquranΒ 

Ini juga barang wajib yang ada di tas. Entah kenapa, meskipun di handphone sudah di install aplikasi Alquran digital, saya tetap lebih merasa nyaman saat membaca atau menghapal Alquran dengan memegang mushafnya. Baca Alquran di handphone itu kalau pas lagi ga bawa mushaf aja. Tapi saat ada mushaf, saya lebih memilih menggunakan mushaf πŸ™‚

Tiap orang punya preferensi yang beda-beda tentunya, ya…:)

4. Popok dan pakaian ganti anakΒ 

Yess, emak-emak banget kan yaa… πŸ˜€ Saya ibu 2 orang anak dan tanpa ART. Kemana saya pergi, ya biasanya anak-anak selalu ikut saya. Kecuali kalau weekend, biasanya si sulung bisa ikut Abinya kalau kita lagi ada acara berbeda. Atau kalau anak-anak lagi ada di rumah kakek neneknya, baru deh saya bisa free seperti masih single haha… πŸ˜€

Nah, karena bawa anak itulah, dan si kecil masih 1,5 tahun, jadi popok, juga baju ganti ini adalah barang yang wajib ada dalam tas saya. Namanya juga anak-anak, ada aja yang buat baju mereka kotor atau basah. Ya saat makan dan minum, atau terjatuh, atau keringat setelah bermain, dan masih banyak lagi deh kejadian-kejadian di emak lyfe.. πŸ˜€

5. TisuΒ 

Barang yang kelima ini aaah tisu, ya tisu kering maupin tisu basah. Sekarang sih sudah mulai mengurangi penggunaan tisu sebenernya… Sudah ingin berubah untuk meminimalkan sampah, tapiiii belum bisa lepas sama sekali. Penggunaan tisu sudah mulai dibarengi sama penggunaan sapu tangan atau handuk kecil. Jadi ga selalu pakai tisu. Semoga sih ke depan bisa menerapkan gaya hidup minim sampah.. Aamiin… πŸ™‚

Nah, itu tadi 5 barang yang harus selalu ada di tas saya. Barang-barang yang membuat saat bepergian menjadi lebih nyaman.

Iih… Emak-emak banget ya isi tasnya? Hehe.. Gapapa ya… Emang juga emak-emak.. πŸ˜€

 

~ Bersegeralah, karena waktu takkan menantimu ~Β 

~ Bergeraklah, karena diam berarti kematian ~Β